Kejadian ini sudah berlalu beberapa bulan yang lalu. Tapi sangat terkenang di hati dan otak. Oleh karena itu, saya ingin berbagi pada kalian.

Di suatu malam, saya menerima chat dari grup mading sekolah, seorang anggota mading teman seangkatan saya mengirimkan bahwa Kompas Muda membuka lowongan bagi remaja anak SMA untuk magang di hari liburan. Saat itu, saya tidak ada perasaan apa-apa. Datar saja–flat. Kemudian saya tidur.

Beberapa hari kemudian (itu tinggal sehari lagi batas pengumpulan pendaftarannya), saya tertarik untuk memeriksa apakah benar Kompas Muda menyediakan lowongan magang? akhirnya saya search di Google. Disitu saya menemukan akun twitter Kompas Muda (@kompasmuda). Saya buka akunnya dan stalk sampai ga ketemu-ketemu kalau ada lowongan-__- Saat itu saya sudah menyerah stalk sampai bawah. Akhirnya saya memutuskan untuk melihat images-images milik akun twitter Kompas Muda. Dan saya menemukannya. Waw. Beneran ada! Saya baca-baca dulu tuh.

Lowongan yang dibuka oleh Kompas Muda ada 3 profesi. Reporter, fotografer, dan desain grafis. Saya tertarik dibidang reporter. Saya baca syarat-syaratnya. Salah satu sayaratnya adalah mengirim contoh tulisan. Saya mulai mikir kan tuh, mau ngirimm tulisan apa? Jadilah, saya ngirim cerpen yang baru saja dibuat beberapa minggu sebelumnya untuk tugas Bahasa Indonesia.

Akhirnya, saya kirim deh email ke Kompas Muda disertai lampiran cerpen yang saya buat.

Tanpa ada harapan untuk lolos. Hanya ingin mencoba.

Menurut kalian, apakah saya berhasil lolos?