• Hidup itu pasti pasang surut; kadang di atas, kadang di bawah; kadan iman kuat, kadang iman lemah; kadang menang, kadang kalah; kadang berbuat benar, kadang berbuat khilaf; begitu seterusnya. Dan rumus untuk memenangi kehidupan pasang surut itu adalah meletakkan hidup pada “Pedang Semangat” bukan pada “Pedang Kekuatan” atau “Pedang Keterampilan”
  • Dan cobaan tak Cuma duka derita. Ia bisa juga berupa senang dan bahagia.
  • “Soedirman itu jenderal, Soeharto juga jenderal keduanya dari desa. Soekarno itu presiden, Susilo Bambang Yudhoyono juga presiden. Keduanya juga dari desa. Mereka semua, salnya dari desa. Kesimpulannya, semua orang hebat adalah wong ndeso. Karena itu, kamu jangan minder meskipun kamu  wong ndeso.
  • “Hidup ini keras. Dan tubuh kerempeng bukan jaminan harus kalah melawan hidup.
  • Wanita memang suka bikin bahagia. Tapi ingat, atur waktunya. “Masih banyak persoalan hidup yang lebih besar, ketimbang sekadar wanita.”
  • ….hidup ternyata begini aneh. Ada orang miskin, tapi ada yang lebih miskin. Ada yang lebih miskin tapi ada yang jauh lebih miskin lagi. Siapa yang paling miskin? Tidak ada. Las but not least. Pasti ada yang lebih miskin dari yang paling miskin. Misteri. Ya, ya misteri.